Enter your keyword

Kamis, 23 Februari 2017

Usai Isi Ceramah Maulid, Ustad Yusuf Mansur Jajal Wisata Nelayan

By On 05.38
ACEHTERKINI.COM | Usai tampil sebagai penceramah pada Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Balaikota Banda Aceh, Kamis sore (23/2/2017), Ustad Yusuf Mansur menjajal wisata nelayan di pantai Ulee Lheue Banda Aceh. Bersama istri tercinta dan Walikota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE, Ustad Yusuf Mansur terlihat sangat menikmati wisata nelayan basket fishing yang dikelola oleh kemlompok nelayan Meuraxa.

Usai Isi Ceramah Maulid, Ustad Yusuf Mansur Jajal Wisata Nelayan

Tiba di Ulee Lheu sekitar pukul 16.30 Wib, Ustad Yusuf Mansur bersama Isteri dan Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal dan sejumlah kepala SKPK langsung mengenakan baju pelampung. Menggunakan speed boad yang dikemudikan nelayan lokal, rombongan mulai mengelilingi lokasi wisata dan mencari mulai mencari keranjang-keranjang yang sebelumnya sudah dimasukkan umpan dilokasi wisata tersebut.

Ustad Yusuf Mansur bersama Isteri dan Illiza beberapa kali mengangkat keranjang disepanjang rute yang di lalui boat yang mereka tumpangi. Tampak Ustad Yusuf Mansur ikut mengabadikan momen-momen keseruan selama di Ulee Lheue dengan kamera ponselnya.

Selain berhasil mengangkat sejumlah kepiting dari keranjang sepanjang rute yang dilalui speed boat, Sang Ustad juga mencoba keseruan memancing di keramba milik salah-satu kelompok nelayan yang juga berada di satu lokasi basjet fishing. Ustad Yusuf Mansur berhasil memancing seekor ikan mengimbangi Illiza yang sebelumnya juga berhasil mendapatkan satu ikan.


Usai Isi Ceramah Maulid, Ustad Yusuf Mansur Jajal Wisata Nelayan

Basket Fishing adalah wisata nelayan yang dikembangkan oleh para nelayan Meuraxa Banda Aceh. Wisata yang masih baru ini dikembangkan setelah Pemko Banda Aceh mengirimkan sejumlah nelayan ke Jepang dalam sebuah program kerjasama kota kembar.

“Basket Fishing ini dikembangkan para nelayan setelah kita adopsi dari Jepang dalam program kerjasama kota kembar dengan Higasimatsushima. Ada potensi menarik banyak wisatawan dan potensi ekonomi dari wisata ini,” ujar Illiza.

Usai Isi Ceramah Maulid, Ustad Yusuf Mansur Jajal Wisata Nelayan

Wisata ini menawarkan kepada pengunjung menikmati keindahan pantai Ulee Lheue yang dimulai dari Dermaga Boat, yakni berdekatan dengan Kantor Dinas Pariwitasa dan Ekonomi Kreatif Banda Aceh. Dengan hanya tiket seharga Rp.50 ribu, pengunjung dapat menikmati keseruan basket fishing dan dapat membawa pulang seluruh isi keranjang, sepeerti udang, kepiting dan ikan. (mkk)

Rabu, 18 Januari 2017

Gampong Merduati Juara Lomba Masakan Pliek U Se-Kutaraja

By On 06.52
Gampong Merduati berhasil menjadi juara pertama Lomba Masakan Kuah Pliek U se-Kecamatan Kutaraja. Selain trofi, ibu-ibu yang tergabung dalam pengurus Tim Penggerak PKK Merduati juga berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp 2 juta.

Lomba Masakan Pliek U Se Kutaraja

Adapun juara kedua dan ketiga diraih oleh Gampong Peulanggahan dan Gampong Lampaseh Kota yang juga berhak atas trofi dan dana pembinaan masing-masing Rp 1,5 juta dan Rp 1 juta. Sementara hadiah hiburan turut diberikan kepada tiga gampong lainnya yang ikut serta dalam ajang tersebut yakni Gampong Keudah, Gampong Jawa, dan Gampong Pande selaku tuan rumah.

Lomba masakan khas Aceh yang diselenggarakan oleh pengurus PKK Kecamatan Kutaraja itu berlangsung di Balai Gampong Pande, Rabu (18/1/2017). Pengumuman juara dan pembagian hadiah kepada juara pertama dilakukan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Banda Aceh Ny Buraida Bahagia yang didampingi oleh sejumlah pengurus DWP dan PKK Banda Aceh.

Dalam sambutan singkatnya, Ny Buraida mengungkapkan kriteria penilaian yang dilakukan terhadap Kuah Pliek U para peserta yakni rasa dan orisinalitas bahan-bahan maupun bumbu yang digunakan. “Masakannya harus benar-benar kuah pliek u, bukan sekedar kuah lemak,” katanya.

Juara Lomba Masakan Pliek U Se-Kutaraja

Ia mengharapkan perlombaan tersebut dapat menjadi salah satu upaya pelestarian Kuah Pliek U sehingga generasi selanjutnya dapat lebih mengenal dan tetap dapat menikmati salah satu masakan khas Aceh itu. “Jangan sampai anak-anak kita nanti hanya mengenal fast food saja sehingga lupa dengan Kuah Pliek U,” harap Ny Buraida yang juga bertindak sebagai salah satu dewan juri.

Acara semakin semarak tatkala Plt Wali Kota Banda Aceh Hasanuddin beserta rombongan tiba di lokasi. Bersama sejumlah Kepala SKPK dan unsur Muspika Kutaraja, Hasanuddin ikut mencicipi masakan ibu-ibu dari enam gampong yang ikut serta dalam lomba tersebut. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama, dan tentu saja dengan menu utama Kuah Pliek U yang begitu menggugah selera. (Jun)