Enter your keyword

Senin, 01 Agustus 2016

Ayo Dukung Aceh Wujudkan Destinasi Wisata Halal Nasional

Dukung Aceh Wujudkan Destinasi Wisata Halal Nasional
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi melalui Kasie Promosi Bidang Pemasaran, M. Syahputra mengatakan, Disbudpar Aceh sudah mendaftar dalam kompetisi wisata halal nasional.

“Kita berharap masyarakat mengikuti voting wisata halal pada 18 Agustus 2016 nanti,” ujar M. Syahputra. Mendukung kompetesi ini Disbudpar Aceh berkoordinasi dengan pegiat media sosial dan duta wisata untuk membantu terbentuknya interaksi dan dukungan dari masyarakat secara luas.

Sejumlah komunitas daring memberikan apesiasi dengan hadirnya branding “The Light of Aceh.” Rizki, salah seorang mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di Yogyakarta memiliki hobi memotret.

Saat dijumpai di Nacha Cafe Lampineung, Rizki berharap hadirnya branding “The Light of Aceh” akan memberikan dampak untuk menjadikan Aceh sebagai World Best Halal Cultural Destination 2016.

Rizki menyarankan agar Disbudpar Aceh dapat memanfaatkan Warung Kopi (Warkop) dan Cafe yang memiliki fasilitas WiFi (akses internet) untuk bisa mengubah home login akses internet dengan logo branding “The Light of Aceh” dan halaman yang langsung mengarah pada voting wisata halal untuk memilih Aceh.

“Upaya ini menarik minat masyarakat dalam voting nanti untuk memilih Aceh tujuan wisata halal nasional,” ujar Rizki.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Reyhan Gufriyansyah. Ketua Serikat Agam Inong Nanggroe (SAIN) Aceh ini menyarankan agar Disbudpar Aceh merangkul semua anggota SAIN dalam mengkampayekan wisata halal ini.

"Anggota SAIN Aceh siap untuk membranding The Light of Aceh serta mendukung dan mewujudkan Pesona Cahaya Aceh menjadi World's Best Halal Cultural Destination 2016, kami juga akan minta fasilitasi dari Disbudpar Aceh untuk membuat pertemuan dengan seluruh anggota SAIN yang tersebar disejumlah kabupaten/kota serta selegram agar menjadi endorser dalam kampanye wisata halal ini," sebut Duta Wisata asal Meulaboh ini. [Red]